Bima, Suaraberadab.com – Kegiatan Pengumuman dan Pembagian Hadiah Lomba Menulis Surat Remaja untuk Presiden Ke-7 Republik Indonesia berlangsung meriah hari ini di Gedung Beradab, STKIP Taman Siswa Bima pada 28 Oktober 2024. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Sarangge Baca Bima dengan dukungan dari dana bantuan pemerintah tahun 2024, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke-96.
Sebanyak 96 karya dari pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Bima dan Dompu terkumpul dalam ajang ini, mewakili jumlah tahun sejak Sumpah Pemuda dideklarasikan pada 1928. Dalam pidato pembukaannya, Direktur Sarangge Baca Bima menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan menulis mereka, mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.
Acara dibuka dengan pembacaan puisi oleh mahasiswa dan beberapa peserta, yang diikuti oleh sesi motivasi pendidikan dari Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun, M.Si., yang mengangkat tema “Motivasi Pendidikan Peradaban dengan Pemuda sebagai Titik Simpul Pembangunan SDM Indonesia Unggul.” Dalam sambutannya, Dr. Ibnu Khaldun menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak utama kemajuan bangsa.
Sesi berikutnya diisi oleh Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supryadin, S.Pd.I, yang menyampaikan materi sosialisasi tentang pentingnya partisipasi pemilih milenial dalam Pilkada 2024. Ia berharap para peserta yang merupakan generasi milenial dapat lebih memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih, sehingga berkontribusi dalam menentukan masa depan daerah.
Dari total 14 sekolah peserta, Azzahra Salsabila dari SMKN 1 Palibelo berhasil meraih juara pertama. Putri Salwan dari SMAN 1 Bolo dan Sidratul Muntaha dari SMAN 1 Bolo meraih juara kedua dan ketiga. Sementara itu, juara harapan diraih oleh Nur Asni Yad’uulah (SMKN 1 Palibelo), Muh Ra’if Khalish (SMAN 1 Bolo), dan Safira Putri Wulandari (SMAN 3 Dompu).
“Harapannya, semoga kegiatan ini dapat memacu para remaja untuk terus mempertajam kemampuan mereka, tidak cepat berpuas diri, dan tetap semangat dalam mempertahankan prestasi yang telah diraih,” ujar Direktur Sarangge Baca Bima, yang juga menyampaikan bahwa seluruh karya terbaik akan dibukukan dan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari refleksi suara dan harapan generasi muda Bima dan Dompu.
Para peserta meninggalkan Gedung Beradab STKIP Taman Siswa Bima dengan semangat baru dan harapan bahwa karya-karya mereka dapat membawa perubahan. Melalui kegiatan ini, Sarangge Baca Bima berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi generasi muda dalam bidang literasi, sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam menyuarakan aspirasi demi Indonesia yang lebih baik. (Tim)