Join Monitoring Program GEMAR Literasi Spektakule

  • Whatsapp

Bima, Suaraberadab.com – Kegiatan program GEMAR Literasi Kabupaten Bima sudah berjalan lebih kurang 10 bulan. Salah satu aktivitas program ini adalah join monitoring dengan melibatkan seluruh unsur. Mulai dari pelaksana program GEMAR literasi yang bermarkas di STKIP Taman Siswa Bima serta pemerintah daerah seperti Bappeda, Dikbudpora maupun Kemenag. Tujuan kegiatan ini adalah agar dinas-dinas terkait dapat melihat secara langsung proses pembelajaran berbasis kemampuan atau TaRL yang merupakan salah satu metode pembelajaran yang diterapkan oleh tim Gemar Literasi Kabupaten Bima di sejumlah sekolah sasaran.

 

Kegiatan join monitoring perdana ini digelar di beberapa sekolah sasaran yang ada di Kecamatan Monta, seperti MIS Tanggabaru dan acara puncak di SDN Inpres Tolotangga, Rabu (26/1/22). Kegiatan yang diikuti seluruh muspida terkait tersebut, berlangsung spektakuler. Para siswa dan guru di sekolah sasaran program begitu antusias menunjukan kebolehan setelah mendapat pendampingan dari program tersebut.

 

Manager program GEMAR Literasi Kabupaten Bima, Dr. Syarifuddin, MPd menyampaikan, program tersebut sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan anak. Bahkan para siswa sudah mampu menaikan level dari huruf ke level kata, paragraf hingga cerita. Dan ini ditunjukkan oleh salah satu siswa di SDN Inpres Tolotangga yang menyampaikan cerita di depan para Muspida dan Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, MSi yang juga ikut hadir dan memberikan hadiah kepada siswa di acara tersebut.

 

“Kami menyaksikan sendiri tadi bahwa semua dinas mengatakan bahwa program ini dapat meningkatkan kemampuan anak-anak dalam literasi dasar. Misalnya anak-anak yang semula pada level huruf naik ke level kata, atau dari level paragraf naik ke level cerita,” ujarnya.

 

Dr. Syarif juga mengapresiasi upaya Kepala Dinas Dukbudpora Kabupaten Bima yang menyatakan akan mengibaskan kegiatan serupa ke sekolah lain di sekitar sekolah program. Artinya bahwa, akan ada sekolah asuh di sekitar sekolah sasaran program dalam satu kecamatan tersebut.

 

“Jika ini bisa dilakukan dan segera dilaksanakan, saya yakin bahwa untuk tahun 2022 ini anak-anak di Kabupaten Bima sudah tidak ada lagi yang tidak kenal huruf atau kata. Artinya anak-anak sudah bisa membaca dan mampu memahami isi bacaannya,” tuturnya.

 

Kepala MIS Tanggabaru Husti, SPd menyampaikan, sebagai bagian dari sasaran program GEMAR literasi, ia mengaku bersyukur. Karena dengan program tersebut siswanya sudah bisa tumbuh dengan baik. Serta dalam pelaksanaan program tersebut, sudah sangat bagus dan sesuai harapan Tarl yang menjadi bren GEMAR literasi.

 

“Khususnya dalam program tarl dari siswa yang tidak bisa membaca menjadi bisa dan ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya.

 

Hal senada juga disampikan kepala SDN Inpres Tolotangga, M Yamin, SPd. Selaku tuan rumah puncak kegiatan join monitoring Kecamatan Monta, ia menyampaikan ucapan terimakasih. Diakui program tersebut sudah mampu membawa sekolah setempat berprestasi di tingkat nasional.

 

“Pada 23 November 2021 lalu, kami sudah mengikuti lomba kelas model tingkat nasional. Jumlah pesertanya ada 500. Ini semua perjuangan Fasda karena kami awalnya belum siap. Tapi karena adanya dorongan Fasda ini, sehingga kita mampu meraih juara 3 tingkat nasional. Ini sesuatu yang luar biasa buat kami,” tuturnya.

 

Begitu juga dengan Ketua Komite SDN Inpres Tolotangga, Syarifuddin HMT. Menurut dia, program tersebut sudah banyak memberikan bimbingan dan dorongan kepada siswa di sekolah. Diakui, tanpa kolaborasi, semua prestasi ini tak akan terwujud.

 

“Secara ekonomi kami tidak mampu membeli pakaian baru untuk anak-anak kami. Tapi karena adanya program ini jadi ada keberimbangan. Di sekolah ini, kami juga bisa menyelesaikan masalah dengan bermusyawarah. Mari kita pertahankan dan tingkatkan program literasi ini semoga ini terus menjadi model pendidikan kedepan,” ujarnya.

 

Sementara Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, MSi dalam sambutan singkatnya menyampaikan kesiapan untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah. Diyakini program tersebut akan mampu melahirkan anak bangsa yang cerdas dan membanggakan orang tua.

 

“Kita akan terus berkolaborasi. Percayalah Bima akan lebih baik dan membawa orang tua bangga memiliki anak yang cerdas dan pelopor perubahan Bima ke depan. Semoga ada fase kedua, karena kita punya prodi PGSD dalam pengembangan pendidikan dasar,” tegasnya.

 

Sedangkan kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Zunaidin, MM menyampaikan, literasi adalah bagian terpenting dalam dunia pendidikan. Program GEMAR literasi di Bima sudah berlangsung selama beberapa tahun. Literasi sangat dibutuhkan anak bangsa karena guru langsung mentransfer ilmu ke siswa.

“Yang paling pokok, proses transfer ilmu di usia dini hingga dewasa harus tetap berjalan. Sehingga besok anak-anak kita menjadi lebih baik. Ini praktek yang luar biasa dibawah arahan kampus STKIP Tamsis dan Bappeda. Begitu banyak perubahan yang dibawa oleh program GEMAR literasi ini. Keberlanjutan program Indonesia Mengajar juga akan kita laksanakan. Karena Kabupaten Bima masuk dalam program tersebut bersama 33 kabupaten lain di Indonesia. Semoga ini dapat kita tingkatkan, literasi harus ada di seluruh area Kabupaten Bima,” pungkasnya. (Edo*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60